Pemerintahan

Pemkab Tanbu Ikuti FGD Penyusunan RTR Rencana Zonasi Kawasan Strategis Nasional

BATULICIN – Bertempat di Room Setda Kotabaru, Pemkab Tanbu Ikuti FGD. Selasa (13/6/2023). Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) ikuti kegiatan Forum Group Discussion (FGD). Penyusunan teknis ruang perairan pada Rencana Tata Ruang (RTR) atau Rencana Zonasi Kawasan Strategis Nasional (RZ-KSN). Kawasan Batulicin yang mencakup wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

FGD dilaksanakan 12-13 Juni 2023. Hadir pada acara tersebut, Plt Direktur Tata Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Tim dari IPB Bogor, UNLAM. Kepala Dinas Kelautan Perikana Provinsi Kalimantan Selatan. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu dan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru.

Baca Juga : Fraksi DPRD Sampaikan Pemandangan Umum Terkait Raperda RTRW

FGD tersebut terkait RTR RZ-KSN, yaitu mendengarkan arahan kebijakan perencanaan ruang perairan RTR RZ-KSN Kawasan Batulicin. Pengembangan sektor unggulan kelautan dan perikanan pesisir Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru. Analisa sistem logistik kelautan dan perikanan dalam pengembangan KSN Kawasan Batulicin serta terkait isu strategis dan alternatif pengembangan di KSN kawasan Batulicin.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu, Dahliansyah mengatakan penyusunan Rencana Zonasi KSN penataan ruang laut ini, tentu sangat setrategis, karena sangat mendukung pengembangan sektor perikanan khususnya di Tanah Bumbu.

“Melalui penyusunan zonasi ini. Tentu kami berharap tidak mengabaikan kepentingan masyarakat nelayan pesisir. Potensi-potensi kawasan perikanan budidaya air payau dan air tawar, tetap menjadi perhatian dalam menyusun RTR RZ-KSN. Apalagi kita sebagai penyangga pangan IKN nantinya,” pungkasnya. (Iwn)

Berita Terkait

Sosialisasi Batas Daerah dan Kecamatan Tanbu 2024

admin

Polres Tanah Bumbu Gelar Apel Patuh Intan 2024

admin

Ratusan Warga Baru PSHT Cabang Tanbu Ikuti Pengesahan

admin

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Baca Selengkapnya