Pemerintahan

Sektor Perkebunan Penyedia Lapangan Kerja Terbesar

BATULICIN – Perkebunan dalam perjalanannya memberikan peran dan kontribusi yang signifikan bagi masyakarat secara ekonomis. peran sektor tersebut merupakan salahsatu penyedia terbesar dalam hal tenaga kerja.

Penyedia lapangan pekerjaan dari sektor perkebunan sebesar 22,69 juta jiwa. Jika dilihat dari sumbangan terhadap PDB pertanian, komuditas perkebunan sebesar 43% atau senilai Rp429,68 triliun dan angka ini lebih besar dari kontribusi Minyak dan Gas terhadap PDB Nasional yang hanya sebesar Rp369,35 triliun.

“Upaya dan semangat kita kedepan adalah untuk terus mendorong berkontribusi dan mewujudkan perkebunan sebagai salahsatu andalan dalam pengembangan ekonomi nasional dan berbagai wilayah, baik pengembangan eksisting, pengembangan baru, daerah tertinggal maupun perbatasan tentunya dengan peran serta seluruh lapisan masyarakat, perkebunan dan stakeholder terkait. “kata Wakil Bupati Tanah Bumbu Sudian Noor saat membacakan sambutan Dirjen Perkebunan RI pada acara peringatan HUT Perkebunan ke 60 di Halaman Kantor Bupati, Senin (18/12/2017).

Sementara itu, pada peringatan hari perkebunan ke 60 ini mengusung tema “Perkebunan Sumber Kemakmuran dan Perekat Bangsa”.

“Tema ini diharapkan tidak hanya sebagai harapan dan impian semata, tetapi bagaimana menumbuhkan dan mendorong motivasi, kreatifitas dan partisipasi seluruh stakeholder perkebunan baik pemerintah, swasta dan masyarakat pekebun demi mewujudkan kesejahteraan seluas luasnya,” tutupnya.

Pada bagian lain, dalam peringatan itu turut ditandai dengan penghargaan kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Tanah Bumbu, serta penyaluran bantuan kepada kelompok tani sekaligus penyerahan bantuan berupa alat penunjang budi daya perikanan. (win)

Berita Terkait

RAPBD Tanah Bumbu Tahun Anggaran 2027 untuk Tingkatkan SDM dan Layanan Publik

Kepala bidang

Ketua TP PKK Tanah Bumbu Kunjungi Korban Kebakaran Gang Andalas, Serahkan Bantuan untuk 16 Rumah Terdampak

Kepala bidang

Tanah Bumbu Siapkan HLM TP2DD 2026, QRIS Dinamis Jadi Andalan Digitalisasi Pajak Daerah

Kepala bidang

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Baca Selengkapnya