BATULICIN – Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Tanah Bumbu menggelar seminar Pencegahan dan Penanggulangan HIV AIDS di Mahligai Bersujud Kecamatan Simpang Empat, Kamis (28/11/2019).
Sejumlah ratusan peserta mengikuti seminar yang dibuka Bupati Tanah Bumbu melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum Dan Politik H. Muhammad Thaha.
Disampaikannya, seminar ini sangat penting dan strategis sebagai upaya penanggulangan dan pencegahan penularan HIV dan AIDS.
“Apalagi di tahun 2019 (Periode Januari hingga November), telah ditemukan sebanyak 43 kasus HIV Aids, dengan rincian HIV sebanyak 27
kasus dan AIDS sebanyak 16 kasus yang
tersebar di seluruh Kecamatan se Kabupaten Tanah Bumbu,” sebutnya.
Dia menambahkan, persoalan ini bukan hanya menjadi perhatian dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tanah Bumbu saja, namun sejatinya perlu menjadi perhatian semua pihak.
“Diharapkan kepada peserta seminar untuk menjadi pioner atau motor penggerak di lingkungan masyarakat, dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penularan HIV di Daerah ini,” tutupnya.
Sementara itu, Sekertaris KPA Kab Tanah Bumbu H Ardiansyah menjelaskan pihaknya dalam melakukan langkah pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS dengan bekerjasama dengan sejumlah pihak, dengan melakukan screening di segala lini.
”Salah satu upaya kita menekan jumlah kasus, yakni melakukan screening bagi pendatang baru yang ingin mendapatkan identitas, ini bekerjasama dengan Disdukcapil Tanbu, kedepan kita juga akan bekerjasama dengan Kepolisian dalam hal syarat pembuatan Surat Ijin Mengemudi dengan menyertakan keterangan sehat atau rekomendasi bebas HIV/AIDS,” ucapnya.
Sementara itu seminar menghadirkan narasumber Dr. Vinna Dwianna dari Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Provinsi Kalimantan Selatan, dengan peserta diikuti organisasi profesi, guru, Karang Taruna, Perusahaan, perwakilan Polres Tanbu, Kodim, Puskesmas, Kecamatan dan Desa. (Win)

