Pemerintahan

Kemarau Basah Bagi Petani Dan Pelaut

Media Center Tanbu – Musim yang tidak bisa diprediksi ini secara tidak langsung akan mempengaruhi perekonomian masyarakat Tanah Bumbu, terlebih mereka yang menggantungkan perekonomiannya dari musim ini,Rabu (21/09/2016).

Realita yang ada saat ini masih banyak masyarakat Tanah Bumbu yang memanfaatkan panas matahari untuk mencari nafkah seperti petani yang ini menjemur padi hasil taninya, karena sebagian besar masyarakat Tanah Bumbu masih menggunakan metode ini untuk mengeringkan padinya.

Selain menjemur padi, para pelaut pun bingung untuk mengeringkan hasil lautnya untuk dijadikan ikan kering, mengenai pentingnya sinar matahari selain untuk keseimbangan alam juga bagi kehidupan masyarakat Tanah Bumbu yang sebagian besar menggantungkan hidupnya dari alam.

Memasuki musim kemarau seperti ini saat ini banyak masyarakat desa yang bingung tentang realita yang sedang terjadi, mereka mengatakan bahwa “musim kemarau sudah datang kok masih saja hujan“. Kejadian tersebut di masyarakat menimbulkan banyak pertanyaan.

Berita Terkait

Tanah Bumbu Gelar Tasyakuran Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag

Kepala bidang

Salurkan Bansos Disabilitas dan Lansia, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Layanan Kesehatan dan Pemberdayaan

Kepala bidang

Tanah Bumbu Terpilih! Satu dari 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia

Kepala bidang

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Baca Selengkapnya