Ini Instruksi Mendagri Yang Baru Terkait PPKM Dibeberapa Level

BATULICIN - Menindaklanjuti surat Menteri Dalam Negeri Nomor 02 tahun 2022 terkait pemberlakuan PPKM baik level 1, 2 dan 3 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid 19 ditingkat Desa dalam rangka pengendalian tersebut.

Implementasinya, PPKM Level 2 pada Kabupaten dan Kota sebagaimana dilakukan dengan menerapkan kegiatan yakni pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas atau pembelajaran jarak jauh.

Kemudian Level 1 pada Kabupaten dan Kota yaitu dilakukan dengan menerapkan kegiatan, seperti pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan atau pembelajaran jarak jauh.

Pelaksanaan kegiatan keolahragaan dapat diselenggarakan di wilayah Kabupaten/Kota dengan kriteria level 3, level 2, dan level 1, dengan beberapa ketentuan. 

Gubernur setelah mendapatkan suplai vaksin dari Kementerian Kesehatan, segera mendistribusikan ke Kabupaten/Kota dan tidak ditahan sebagai cadangan di Provinsi.

Gubernur, Bupati dan Walikota melarang setiap bentuk aktivitas kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan. 

Penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan mempertimbangkan jarak interaksi, durasi, dan faktor ventilasi udara untuk meminimalisir risiko penularan dalam beraktivitas. 

Mensosialisasikan berbagai petunjuk visual di tempat umum terkait pencegahan dan penanganan COVID-19. 

Setelah diidentifikasi kontak erat harus segera diperiksa dan karantina perlu dijalankan. Jika hasil pemeriksaan positif, maka perlu dilakukan isolasi. Jika hasil pemeriksaan negatif, maka perlu dilanjutkan karantina. Hanya pasien bergejala sedang, berat, dan kritis yang perlu dirawat di rumah sakit.

Upaya percepatan vaksinasi harus terus dilakukan untuk melindungi sebanyak mungkin orang dan upaya ini dilakukan untuk menurunkan laju penularan serta mengutamakan keselamatan mereka yang rentan untuk meninggal, mengingat kapasitas kesehatan yang terbatas dan dampak jangka panjang dari infeksi COVID-19. (Win)

No Responses

Comments are closed.