Pemerintahan

Buka Sosialisasi Germas, Ketua TP PKK Tanbu: Pola Hidup Sehat Itu Penting

BATULICIN – Ketua TP PKK Tanah Bumbu (Tanbu) Hj Wahyu Windarti Zairullah mengatakan pola hidup sehat itu penting.

Demikian kata Ketua TP PKK Tanbu saat membuka kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Batulicin, Selasa (15/8/2023).

Hj Wahyu Windarti mengatakan berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesda) Tahun 2018 menunjukan adanya tren kenaikan penyakit tidak menular dan juga faktor resikonya dibanding tahun 2013.

Misalnya prevelensi stroke secara nasional meningkat dari 7 persen menjadi 10 persen pada tahun 2018.

Kenaikan juga terjadi pada penyakit kanker dan diabetes millitus. Peningkatan prevelensi penyakit ini di barengi juga dengan kenaikan faktor resiko seperti angka obesitas, merokok, dan hipertensi.

Persentase penderita hipertensi meningkat dari 25,8 persen menjadi 34,1 persen. Kenaikan tajam juga terjadi proporsi penduduk dewasa yang mengalami obesitas . Begitu juga dengan prevelensi merokok pada usia 10-18 tahun mengalami peningkatan.

Pada dasarnya sebagian besar faktor resiko penyakit tidak menular dapat di cegah dan di modifikasi melalui pembiasaan pola hidup sehat.

Ia mengatakan sejak tahun 2017 Pemerintah mencanangkan Germas melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017. Gerakan ini berfokus pada upaya untuk membudayakan perilaku hidup sehat masyarakat dan menurunkan faktor resiko penyakit.

Germas tidak hanya di rancang untuk pencegahan penyakit tidak menular. Tetapi juga untuk penyakit menular yang prevelensinya masih tinggi untuk beberapa penyakit yang terintegrasi dengan pendekatan lintas sektor.

“Saya harap Kader PKK yang di dalamnya terdapat Kader Posyandu, dapat mendorong upaya hidup sehat di masyarakat melalui Germas,” ucapnya.

Ia juga berharap Germas tidak hanya pada saat sosialisasi saja, tapi melalui peran SKPD dan Ketua Organisasi dapat menerapkan Germas di wilayahnya masing-masing. Serta peran orang tua memberikan contoh terbaik kepada anak dan lingkungan.

“Tingkatkan kesehatan di lingkungan kita. Sosialisasikan ke desa dan masyarakat pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan hidup sehat,” tegasnya.

Hj Wahyu menambahkan pada dasarnya sebagian besar faktor resiko penyakit tidak menular, dapat di cegah dan di modifikasi melalui pembiasaan pola hidup sehat.

Dalam kesempatan itu, Hj Wahyu Windarti mengingatkan pula gerakan penurunan dan penanganan stunting di daerah.

Ia mengajak agar semua pihak bisa menurun angka stunting di bawah 14 persen tahun 2024 sesuai instruksi Presiden RI.

Ketua Program Kerja PKK Bidang IV dr Decky Atmaja mengatakan kegiatan germas di isi dengan senam bersama, dan lomba.

ketua tp pkk tanbu

Selain itu, penyampaian materi dari Dinkes Tanbu terkait Germas, pencegahan penyakit jantung, serta pemeriksaan penyakit tidak menular.

Dalam kesempatan itu, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Tanbu, dr M Yadi Mahendra Muhyin, menyampaikan pentingnya menerapkan kebiasaan atau pola hidup sehat masyarakat.

Germas mengusung tema “Dengan Germas Masyarakat Hidup Sehat dan Indonesia Kuat”. Hadir perwakilan organisasi wanita se-Tanah Bumbu. (Fit)

 

 

COPYRIGHT © MEDIA CENTER TANAH BUMBU 2023

Berita Terkait

Bakesbangpol Tanah Bumbu kunjungan “Door to Door” Tokoh Panutan Masyarakat

admin

Susun Dokumen RPPLH, Pemkab Tanbu Gelar Konsultasi Publik

admin

Peringati 10 Muharram, Bupati Zairullah beri hadiah untuk Anak Yatim

admin

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Baca Selengkapnya