Tingkatkan Daya Saing Petani Di Daerah

media center-Tak jauh berbeda dengan sektor pembangunan lain, di sektor pertanian juga dianggap menjadi hal utama yang layak untuk dikembangkan, mengingat masih luasnya potensi lahan  pertanian   yang   dimiliki  masyarakat.   Pembangunan   di   sektor   ini   dinilai   sangat penting   untuk   memenuhi   kebutuhan   pangan   di   daerah   agar   masyarakat   tidak mengalami ketergantungan dalam memenuhi kebutuhan pangan dari daerah lain.

Tahun ini pemerintah daerah, melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan mulai kembali menyusun program strategis pembangunan daerah di sektor pertanian.  Program strategis yang diarahkan  untuk mendorong pemenuhan  kebutuhan   pangan tersebut   antara   lain   diwujudkan   dalam   bentuk   penyaluran   bantuan   alat-alat   mesin  pertanian (Alsintan) dan dan program perluasan lahan pertanian.
Sedikitnya tahun ini rencananya ada sebanyak enam unit bantuan mesin panen besar,dua   unit   mesin   penggiling   padi,   32   unit   alat   perontok   padi,   dan   bantuan   dana  pembuatan satu lokasi tempat penjemuran padi yang di berikan kepada petani.  Alokasi anggaranya bersumber dari APBD Tanbu.   Tidak  hanya   itu, pemerintah daerah  juga telah  menyalurkan   bantuan kepada  petani berupa Alsintan yang danan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan belanja Negara  (APBN).
Bantuan tersebut berupa satu unit traktor roda empat, 54 unit hand traktor roda dua, empat unit mesin panen besar, 15 unit mesin panen sedang,  23 unit mesin panen kecil, 20 unit mesin perontok jagung, dua unit mesin perontok padi, dua unit mesin panen jagung, dan tiga unit mesin perontok multiguna. Lebih   dari   pada   itu,   pemerintah   daerah   tahun   ini   bersama   jajaran   TNI   juga melaksanakan program cetak  sawah  seluas   150   hektar   untuk meningkatkan jumlah produksi petani.

Ditambah lagi  dengan program  pengembangan  tanaman jagung seluas  2000 hekte, tanaman kedelai 500 hektare, program tandur jajar legowo seluas 1000 hektar, dan program perluasan areal tanam diluar lahan kering seluas 5000 hektar.

Pembangunan   di   sektor   pertanian,   juga   didukung   dengan   adanya   pengadaan   sapi potong untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok ternak. Sedikitnya ada sebanyak  40 ekor sapi potong yang tahun ini rencananya disalurkan kepada petani.  Jenis   ternak   lainya  yang   juga   akan   disalurkan   untuk   kelompok   tani   adalah   berupa  kambing sebanyak 40 ekor, dan itik 3000 ekor yang sumber dananya berasal dari APBD Tanbu  tahun anggaran 2016. /TB team

mediapublik

 

Related posts

Rancangan APBD Tanah Bumbu TA 2027

Lantik Pejabat, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Program Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Tabligh Akbar Aksi Sinergitas Merah Putih Jadi Wadah Kebersamaan, Perkuat Ukhuwah dan Persatuan Masyarakat Tanah Bumbu

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Baca Selengkapnya