Pemerintahan

Usai Penandatanganan KUPA PPAS Perubahan, Bupati Sentil Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu H.Sudian Noor menyampaikan kepada SKPD yang berhubungan langsung dengan penanganan pandemi Covid-19, agar menyusun kegiatan yang berfokus pada pemulihan dampak Covid-19.

Prioritasnya penguatan ketahanan pangan dan penanggulangan dampak ekonomi, terutama pada sektor UMKM, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, agar usaha ekonomi masyarakat terus berjalan.

Hal ini dikatakan Bupati Tanbu usai penanda-tanganan Nota Kesepakatan KUPA PPAS Perubahan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 diruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (12/08/2020).

Adapun strategi lain yang akan dilakukan untuk percepatan penanganan tersebut yakni Pemerintah Daerah akan memberi sanksi sosial bagi para para ASN yang tidak menjalankan SOP dimaksud.

IMG-20200812-WA0011

“Sanksi yang akan diberlakukan yaitu dengan memberi beras bagi masyarakat yang kurang mampu, untuk pejabat 10 Kilogram Beras, sedangkan bagi staf PNS dan Non PNS 5 Kilogram,” tegas Bupati.

Sebelum diberlakukan sanksi pelanggar protokol kesehatan ini, Bupati akan minta saran kepada Ketua DPRD Tanbu. Meskipun tanpa Perda namun penguatan sanksi ini cukup dibuatkan sebuah Peraturan Bupati.

“Mengingat terus meningkatnya angka penularan Covid-19 kami akan membuatkan Perbupnya, meskipun tanpa dibuatkan Perda sehingga akan memberi dampak pada sebuah kepatuhan masyarakat,” ungkapnya. (win)

Berita Terkait

FGD: Upaya Pengembangan Produk Unggulan daerah 2024

admin

Bakesbangpol Tanah Bumbu kunjungan “Door to Door” Tokoh Panutan Masyarakat

admin

Susun Dokumen RPPLH, Pemkab Tanbu Gelar Konsultasi Publik

admin

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Baca Selengkapnya