Pemerintahan

Tekan Penularan Penyakit Malaria, Dinkes Laksanakan Deteksi Dini Dengan MBS

BATULICIN – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu (Dinkes Tanbu) bekerjasama dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (Litbang P2B2) Tanbu melaksanakan deteksi dini penyakit malaria, Senin (16/10/2017) malam, di Desa Temunih Kecamatan Kusan Hulu.

Deteksi dini dilakukan dengan upaya pencarian dan penemuan penderita malaria melalui Mass Blood Survey (MBS), sekaligus pula melaksanakan pemeriksaan terhadap masyarakat didaerah endemis malaria.

Kepala Dinas Kesehatan Tanbu H Damrah melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Tanbu Kartini, SKM, M.PH menyampaikan, pihaknya berupaya keras untuk menurunkan tingkat penularan malaria di daerah endemis tinggi dengan cara pengambilan darah untuk menemukan penderita positif dan melakukan pengobatan yang tepat pada masyarakat wilayah sasaran.

“Upaya yang dilakukan guna menurunkan tingkat penularan penyakit malaria yaitu dengan mengidentifikasi sedini mungkin penderita yang terserang penyakit malaria, memperoleh data kasus positif didesa sasaran, serta menurunkan sumber penularan dengan melakukan pengobatan radikal terhadap semua penderita positif,” sebut Kartini.

Kartini mengatakan Tim dari Litbang P2B2 akan melaporkan dengan cepat kepada Dinas Kesehatan Tanbu mengenai hasil penelitiannya. Kemudian pihak Dinas Kesehatan yang melakukan pengobatannya,” sebutnya.

Kepada masyarakat yang merasa demam hingga beberapa hari, sebut Kartini, agar segera memeriksakan diri dan melakukan pengobatan.

“Upaya yang lebih mendasar dari pencegahan penyakit malaria adalah dengan memelihara kebersihan lingkungan dan membiasakan hidup bersih dan sehat” sebutnya. (Adi K/MC.Tanbu)

Berita Terkait

Pencanangan PIN POLIO Putaran Pertama Di Desa Batuah

admin

Sosialisasi Konsolidasi Pengadaan Barang dan Jasa Tanbu

admin

Tandatangani MoU Energi Baru Untuk Masa Depan Tanah Bumbu

admin

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Baca Selengkapnya