Pemerintahan

Satgas Karhutla Mulai Lakukan Aksi Pencegahan

BATULICIN – Satuan Tugas pencegahan kebakaran hutan dan lahan ( Satgas Karhutla) di Kabupaten Tanah Bumbu mulai melakukan aksinya.

Dimulainya aksi tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel gabungan dan pemeriksaan terhadap pasukan, sekaligus penyematan tanda Satgas Karhutla kepada perwakilan TNI dan Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat serta perwakilan Masyarakat Perduli Api (MPA), Jumat (08/08/2019) dihalaman Kantor Bupati.

Pemeriksaan pasukan dan penyematan tanda tersebut dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Sekdakab Tanbu) H. Rooswandi Salem, Kapolres Tanah Bumbu AKBP Kus Subiyantoro, serta Dandim 1022 Tanbu Letkol Bintarto.

Sekdakab Tanbu H. Rooswandi Salem saat menyampaikan sambutan Bupati H Sudian Noor mengatakan, pengerahan Satgas Karhutla berkaitan erat dengan kondisi cuaca panas yang sedang terjadi saat ini.

“Mengingat kondisi geografis wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, merupakan daerah yang rawan terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan,” kata Sekda saat menjadi Inspektur pada Apel Gabungan Satgas Karhutla.

IMG-20190809-WA0007

Meski begitu, pihaknya terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan pencegahan lebih dini secara terpadu dalam mengahadapi bencana Karhutla.

Sebagai langkah kongkritnya sebutnya, hal demikian sudah dituangkan dalam bentuk regulasi, kelembagaan, program dan kegiatan untuk menangani persoalan bencana dimaksud.

“Langkah kongkrit itu, Pemerintah Daerah sudah membentuk Tim Teknis Daerah Penyusunan Kajian Resiko Bencana Dearah, Pelatihan Peningkatan Kapasitas Relawan Masyarakat Peduli Api dengan dasar Keputusan Bupati Tanah Bumbu Nomor: 188.46/332/BPBD/2019, tentang penetapan status siaga darurat bencana kabut asap, akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu,” imbuhnya.

Dia menambahkan, terkait dimulainya aksi pencegahan ini, sejatinya tim Satgas Karhutla segera melakukan pengecekan kembali dan memastikan semua peralatan pendukung personil Satgas sudah siap siaga setiap saat.

“Langkah ini sangat penting, agar kita dapat mengambil tindakan pencegahan bencana Kebakaran Hutan Dan Lahan secara cepat dan tepat, untuk melakukan penanganan sebaik mungkin, sehingga tidak menjadi bencana Kabut Asap yang merugikan semua pihak di Daerah ni,”pungkasnya.

Disela pelaksanaan apel gabungan itu, Kepala Pelaksana BPBD Kab. Tanbu Eryanto Rais menjelaskan Satgas Karhutla akan menyebar ke 20 desa yang rawan terhadap Karhutla.

Momentum Satgas Karhutla ini jelas Eryanto akan menjalankan tugas selama 3 bulan dan sebagai rangkaian pencegahan, turut dilakukan sosialisasi kepada masyarakat akan bahaya kebakaran hutan yang pasti menimbulkan kabut asap.

“Kekuatan Satgas Karhutla yang disiapkan yaitu TNI sebayak 50 orang, Polri 20 orang dan masyarakat 70 orang. Sedangkan Posko induknya berada di Kodim 1022 dan Kantor BPBD,” terang Eryanto. (Win)

Berita Terkait

Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 52 di Batulicin

admin

Dinkes Tanah Bumbu Temu Koordinasi PIN Polio

admin

Sekda Ambo Sakka Tutup Porkepsek ke VI

admin

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Baca Selengkapnya