Pemerintahan

Purwodadi Ingin Ukir Sejarah Kembali

BATULICIN – Penilaian lomba desa memasuki hari ketiga. Pada Kamis, (15/3/2018), Tim Evaluasi Perkembangan Desa mengunjungi pemenang di Kecamatan Angsana yaitu Desa Purwodadi.

Desa ini sebelumnya pernah menjadi Juara Nasional pada tahun 2008. Telah banyak perkembangan yang terjadi sejak saat itu. Pembangunan terus dilakukan oleh pemerintah desanya. Berbagai program terus dilakukan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Kades Purwodadi, Heriyanto dalam laporannya menyampaikan, salah satu program unggulan yang ada adalah Sanitasi Air Bersih. Sampai saat ini telah dibangun 8 menara air bersih yang tersebar di penjuru desa. Pembangunan saluran rumah pun sekarang sudah mampu melayani sampai dengan 600 kepala keluarga.

“Air bersih untuk fasilitas umum seperti rumah ibadah dan rumah tangga miskin kami gratiskan,” sebutnya.
IMG-20180315-WA0015

Sumber bahan baku air bersih ini diambil dari sumur bor yang dibuat oleh pemerintah desa. Kedalaman sumur 65 meter dengan menggunakan pompa dalam air.

Program unggulan berikutnya adalah Armada Angkutan Sekolah. Untuk mengurangi kesulitan para orang tua yang memiliki anak di pendidikan semua jenjang yang tidak sempat mengantar jemput, maka pemerintah desa berinisiatif untuk melakukan pembelian 1 buah bus sekolah.

“Pada awalnya armada ini masih mencukupi, tapi seiring bertambahnya anak-anak sekolah yang memanfaatkan pelayanan bus sekolah ini sekarang diperlukan hingga 3 kali trip untuk mengantar jemput mereka. Kedepannya kami akan membeli lagi 1 buah bus sekolah untuk memnhi kebutuhan,” sebutnya.

Diakhir laporannya, Heriyanto berharap agar Desa Purwodadi bisa kembali mengukir sejarah dengan kembali menjadi juara lomba desa. (Rel/MC.Tanbu)

Berita Terkait

Polres Tanah Bumbu Gelar Apel Patuh Intan 2024

admin

Ratusan Warga Baru PSHT Cabang Tanbu Ikuti Pengesahan

admin

Pemkab Sambut Kedatangan Jamaah Haji Asal Tanah Bumbu

admin

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Baca Selengkapnya