Pemerintahan

PEMKAB TANAH BUMBU GELAR APEL SIAGA PENANGGULANGAN BENCANA

Kamis 4 Februari 2016 Pemkab Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, menggelar apel siaga penanggulangan bencana guna mengantisipasi potensi bencana yang sering terjadi pada musim penghujan.

Apel siaga ini dihadiri oleh pejabat dilingkungan Pemkab Tanah Bumbu antara lain, Penjabat Bupati Tanah Bumbu Drs.H. Wahyudin. M.AP, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Tanbu, para Camat Se Kabupaten Tanbu, jajaran pejabat dilingkup Pemkab Tanbu. Gelar tersebut dukung oleh berbagai pasukan, baik TNI dan Polri, Relawan masing masing Kecamatan,.PMI, CRS berbagai Perusahaan, Koordinator Damkar setempat.

Pelaksanaan penanggulangan Bencana semata-mata bukan tanggung jawab pemerintah, akan tetapi juga merupakan tanggung jawab semua pihak, baik unsur masyarakat dan unsur dunia usaha. Hal ini dikatakan Penjabat Bupati Tanah Bumbu Drs.H. Wahyudin. M.AP saat memberikan sambutan dalam gelar apel siaga Bencana tahun 2016 di halaman Kantor Bupati Tanbu Kamis (4/2).

Menurut Bapak Drs. H. Wahyuddin, M.AP, penanggulangan bencana harus diperhatikan oleh seluruh lapisan masyarakat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam hal penanggulangan bencana Yaitu, Seluruh lapisan masyarakat harus mengetahui gejala-gejala atau tanda-tanda akan terjadinya bahaya, dan apabila sudah mengetahui, masyarakat harus langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib,” katanya.

“Kita harus efektif kan posko-posko bencana yang ada di Kecamatan, sehingga informasi dari masyarakat dapat segera diterima dan dapat segera dilaksanakan secara cepat, tepat,efektif dan efesien jika terjadi bencana, dan kami juga mengintruksikan kepada seluruh Camat yang belum ada posko agar segera membentuk posko yang personilnya dari unsur aparatur Kecamatan dan Desa,”pintaPj.Bupati.

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKDP) terkait, seperti, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan dan unsur muspida harus bersinergi satu sama lain, agar masyarakat terbantu sebelum bencana maupun pascabencana. “Mulai desa hingga instansi harus proaktif untuk saling berkomunikasi satu sama lain,” tuturnya.

Dinas tekait juga harus menerapkan, mensosialisasikan kepada lapisan masyarakat agar bisa meminimalisir jumlah korban, melakukan penanggulangan secara dini dan memberikan informasi secara luas kepada masyarakat.

Gelar di tandai dengan pemeriksaan pasukan oleh Penjabat Bupati diiringi Kapolres Tanbu dan Kejari Tanbu serta unsur terkait lainnnya.

 

By Jayadi

Berita Terkait

Rakoor Persiapan Pelatihan Paskibraka Tingkat Kabupaten Tanbu

admin

Bupati Tanah Bumbu Raih Penghargaan dari Gubernur Kalsel

admin

FAD Tanbu: Ciptakan lingkungan Sekolah Aman Bebas Perundungan

admin

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Baca Selengkapnya