Pemerintahan

Lomba Balogo Meriahkan HUT RI ke 73

BATULICIN – Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 73, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menggelar lomba permainan tradisional Balogo.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Tanbu tersebut dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, H.M Thaha, Kamis (16/8) pagi. Pembukaan juga ditandai dengan pemukulan logo pertama oleh Asisten Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Avian Noor.

Tournament balogo yang diikuti 68 grup se-Tanbu tersebut, memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 15 juta.

Plt. Bupati Sudian Noor yang diwakili H.M Thaha dalam sambutanya mengatakan kegiatan yang dilaksanakan tersebut adalah dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT RI ke 73, sekaligus sebagai upaya untuk melestarikan budaya asli daerah berupa permainan tradisional balogo.

Menurutnya, balogo adalah sebuah permainan tradisional khas Banjar, yang secara turun-temurun dimainkan oleh anak-anak sampai dengan remaja yang harus dilestarikan. Di era modern saat ini anak-anak kita sudah mulai meninggalkan permainan tradisional daerah. Dimana mereka disibukkan dengan permainan kekinian seperti gawai atau biasa disebut gadget, yang secara tidak langsung akan mengikis kecintaan mereka terhadap permainan lokal.
IMG-20180816-WA0015
“ Balogo adalah permainan tradisional yang harus kita lestariakan. Dimana dalam lomba balogo terdapat petuah dan kearipan lokal yang menciptakan ketangkasan dan keterampilan serta kesetabilan emosi bagi mereka yang memainkanya,” paparnya.

Lebih lanjut H.M Thaha mengatakan, di Kab. Tanbu saat ini banyak teradapat komonitas balogo yang profesional, dimana mereka selalu ambil bagian disetiap pelaksanaan lomba balogo baik tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi, bahkan se Kalimantan.

“ Alhamdulillah baru-baru ini komunitas balogo kita menjadi juara II pada perlombaan balogo se Kalimantan,” ujarnya.

Mengakhiri sambutanya ia mengharapkan, melalui lomba balogo tersebut dapat membangkitkan semangat nilai-nilai perjuangan. Dimana dalam lomba ini peserta akan berjuang semaksimal mungkin untuk menjadi pemenang.

“ Kepada para peserta mari kita pupuk persatuan dan kesatuan melalui lomba ini. Dan diharapakan perlombaan ini dapat menumbuhkan nilai juang dan sportifitas bagi para peserta,” pesanya.

Untuk diketahui, permainan balogo diambil dari kata logo, yaitu bermain dengan menggunakan alat logo yang terbuat dari tempurung kelapa dengan ukuran garis tengah sekitar 5-7 cm dan tebal antara 1-2 cm.
Selain itu balogo juga dilengkapi dengan alat pemukul atau “pemampak” yang umumnya terbuat dari bilah bambu yang dihaluskan menyerupai stik dengan panjang sekitar 40 cm dengan lebar 2 cm.(ynr)

Berita Terkait

Bakesbangpol Tanah Bumbu kunjungan “Door to Door” Tokoh Panutan Masyarakat

admin

Susun Dokumen RPPLH, Pemkab Tanbu Gelar Konsultasi Publik

admin

Peringati 10 Muharram, Bupati Zairullah beri hadiah untuk Anak Yatim

admin

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Baca Selengkapnya