Pemerintahan

Exotica Tenun Pagatan Dikancah Internasional

Langkah promotif telah dilakuan pihaknya bekerja sama dengan Yayasan Agradia Kalimantan Selatan dengan mengikutsertakan kain tenun khas Pagatan hasil kerajinan tangan kelompok pengrajin di Pagatan Kecamatan Kusan Hilir pada even Singapore International ExpO 2012 lalu

         Pada even yang diikuti negara-negara sekawasan Asia Tenggara itu, kain tenun khas Pagatan yang bersaing dengan kain tenun khas dari 23 kabupaten/kota lain di Indonesia dan sejumlah daerah dari negara-negara Asia Tenggara mampu menjadi jawara dengan menyabet gelar the best dress dari dewan juri.
Dengan prestasi yang berhasil diraih daerah melalui kain tenun khas Pagatan dikancah internasional juga keikutsertaan Tanbu pada Otonomi Expo Singapura itulah yang mendorong Ketua TP PKK yang juga Ketua Dekranasda Tanbu Hj Erwinda Mardani semakin berkomitmen, untuk merancang kerjasama dengan dinas teknis terkait untuk mendorong pengrajin agar terus berkreasi dalam mengolah motif dan kemasan kain tenun khas Pagatan sehingga akan mampu bersaing di pasar garmen dan fashion di Indonesia, bahkan di kancah internasional.
Untuk kemasan, imbuh Erwinda, pihaknya akan mencoba merancang sebuah kerja sama dengan pihak ke tiga agar kedepan kain tenun khas Pagatan ini tidak hanya dipasarkan dalam bentuk kain, tapi juga dalam bentuk pakaian jadi.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kabid Perdagangan Disperindagkop Tanbu, Suhartoyo.
Seperti halnya komitmen yang disampaikan Ketua Dekranasda Tanbu, pihaknya ujar Suhartoyo dalam waktu dekat akan menggandeng desainer untuk merancang pakaian jadi berbahan kain tenun Pagatan.
”Ini penting kita lakukan agar aset dan potensi daerah itu dapat menjangkau pangsa pasar yang lebih luas. Yang tentu saja, secara ekonomis akan mampu meningkatkan harga jual dari kain tenun Pagatan karena sudah terkemas dalam bentuk barang jadi”, ungkap Suhartoyo.
Untuk limbah kayu ulin berupa akar yang selama ini tak termanfaatkan secara maksimal oleh warga, dengan sentuhan tangan para pengrajin, limbah itu akan menjadi barang seni dengan nilai jual yang tinggi dan jadi buruan para kolektor benda seni.
Ini tentu saja merupakan peluang bagi daerah dan masyarakat, sebut Suhartoyo  seraya mengatakan, untuk ukiran dari akar kayu ulin sudah ada investor dari Jakarta yang siap membeli, dengan pangsa pasarnya eropa.
Dengan beragam langkah strategis itu,  pemerintah daerah berharap kedepan akan berdampak pada meningkatkan kesejahteraan pengrajin, selain tentu saja hal ini juga terproyeksikan agar kain tenun khas Pagatan dan kerajinan ukiran akar kayu ulin sebagai bagian penting khasanah budaya daerah terus berkembang dan mampu menjadi salah satu ikon Kabupaten Tanah Bumbu. (Adv/Tanbu/Ant/A)

Sumber : kalsel.antaranews.com

Editor : Titis,Jayadi

Berita Terkait

Tanbu Kaji Tiru Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik ke Badung Bali

admin

Aksi Bersih-bersih Pesisir Pantai dan Tanam Pohon Peringati HPSN di Tanah Bumbu

admin

Menuju Penerapan Adipura Lokal. DLH Tanbu Bahas Satu Meja Dengan Pihak Desa

Edwan Muhammad

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Baca Selengkapnya

Selamat Datang

di MC Tanbu 

Dapatkan Berita Terbaru Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu
DOWNLOAD NOW
close-link