Bupati Pimpin Rakoor Evaluasi Kegiatan Rutin Mingguan

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu H.M. Zairullah Azhar memimpin rapat evaluasi kegiatan rutin mingguan dengan Kepala SKPD dan Pimpinan Perusda di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (30/08/2021) pagi.

Rapat yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mengevaluasi kembali seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan dan akan dilaksanakan selama satu minggu kedepan dan akan datang.

Dalam rapat tersebut, Bupati menyampaikan mulai Senin, 30 Agustus 2021, Jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu akan menggelar Rapat Koordinasi di Kecamatan.

“Satu hari akan ada 2 (Dua) Kecamatan yang di kunjungi, sehingga nantinya dalam beberapa hari kedepan akan ada 12 Kecamatan yang didatangi,” ujar Bupati, seraya menambahkan untuk hari ini Ia bersama SKPD akan menggelar Rakoor di Kecamatan Satui dan Kecamatan Angsana.

Rapat Koordinasi ini tujuannya untuk memperkuat komitmen yang sudah dibangun. Pertama, yang sifatnya normative yaitu program-program yang sudah disepakati dan diputuskan dalam APBD, terutama pada APBD perubahan.

Oleh sebab itu seluruhnya SKPD yang memiliki program pembangunan, sambung Bupati harus menguasai program tersebut, sehingga Bupati punya catatan penting sebagai evaluasi.

Hal penting kedua yang dibahas pada rakoor tersebut yaitu penanganan Covid-19 di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Kita berharap makin lama makin baik penangananya. Mudah-mudahan dari level 4 turun menjadi level 3 dan seterusnya,” ujar Bupati.

Hari-hari ini, sambung Bupati, dapat kita lihat bahwa telah terjadi tren penurunan kasus Covid-19 di Jakarta. Kita berharap, itu juga terjadi di Kabupaten Tanah Bumbu.

Untuk itu, langkah – langkah yang sudah dilakukan yaitu meningkatkan kekebalan tubuh dengan vaksin, mengoptimalkan PPKM dan Protokol Kesehatan Covid-19 harus dilakukan secara konsisten.

“Lakukan dengan konsisten, utamanya di Posko PPKM baik di Desa maupun di Posko Penyekatan PPKM,” ucap Bupati.

Bupati juga mengingatkan agar dalam penanganan Covid-19 ini, SKPD harus saling berkomunikasi terus menerus. Karena penanganan Covid-19 menjadi tanggungjawab bersama, bukan hanya SKPD tertentu saja. (rel)