ok
Desa Mustika Wakili Tanah Bumbu Ikut Lomba Desa PHBS

BATULICIN – Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat Tingkat Provinsi Tahun 2021.

Dan Kabupaten Tanah Bumbu mengikutsertakan salah satu desa untuk mengikuti lobma tersebut, Yaitu Desa Mustika Kecamatan Kuranji.

Pada Jumat (22/10/2021) dilakukan verifikasi lapangan oleh Tim Penilai Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2021.

Camat Kuranji, M Amin mengungkapkan, keikutsertaan salah satu desanya di lomba tersebut merupakan hasil dukungan dari semua pihak, terutama Bupati Tanah Bumbu dan jajaran SKPD serta Ketua TP PKK dan pengurus.

Pemerintah Kecamatan Kuranji juga selalu mendorong desa untuk terus berkembang dan memajukan wilayahnya, serta mengikuti berbagai lomba yang ada.

Terkait Desa dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), berbagai pembinaan juga terus dilakukan, dari mulai jenjang Kabupaten hingga tingkat kecamatan, dan tentunya pembinaan di Desa Mustika.

Hal ini agar masyarakat di desa bisa terus melaksanakan PHBS dan menjadikan desanya memiliki Linkungan Bersih dan Sehat (LBS).

Dalam penilaian itu juga, Camat berharap Desa Mustika akan mendapat penilaian yang terbaik dan sekaligus mendapat pembinaan berharga dari tim penilai Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Koordinator Tim Penilai, Abdul Basit mengatakan kedatangan mereka untuk melihat kinerja desa yang melaksanakan PHBS yang mengikuti lomba tersebut.

Sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat, maka perubahan perilaku hidup bersih dan sehat menjadi modal awal menuju lingkungan bersih dan sehat.

Kedatangan tim lanjut Basit, juga tidak sekedar menilai lomba. Namun sebagai bentuk usaha bersama dalam pembinaan berjenjang dari tingkat provinsi hingga ke tingkat desa. Tim akan melihat secara langsung pelaksanaan PHBS di lapangan dan integrasinya dalam kehidupan masyarakat.

Sebagai penutup, Basit menjelaskan, Desa Mustika menjadi salah satu dari 6 daerah di Kalimantan Selatan yang dilakukan verifikasi lapangan. Pemenang lomba ini selanjutnya kan dikutsertakan dalam lomba sejenis yang dilaksanakn di tingkat nasional.

Turut mendampingi Tim Penilai, Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu Hj Wahyu Windarti Zairullah, Camat dan TP PKK Karang Bintang, Dinas Kesehatan, Puskesmas Girimulya, Kepala Desa dan TP PKK Desa Mustika.

Dinas Perikanan Gelar Lomba Menu Serba Ikan

BATULICIN – Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Lomba Menu Serba Ikan Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2021 bertempat di Halaman Kantor Dinas Perikanan Jalan Dharma Praja Gunung Tinggi, Batulicin, Selasa (12/10/2021) pagi.

Lomba menu serba ikan bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu dihadiri Bupati Tanah Bumbu H.M. Zairullah Azhar diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) H. Ambo Sakka, Ketua TP PKK Tanbu Hj. Wahyu Windarti Zairullah, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tanbu Hj. Hasnah Mashude Ambo Sakka.

Ketua TP PKK Tanbu, Hj. Wahyu Windarti dalam sambutanya mengatakan menyambut baik dengan diselenggarakannya lomba menu/masak serba ikan dalam rangka meningkatkan gemar makan ikan. Karena daging ikan banyak mengandung protein omega 3, 6, 9, sehingga sangat berguna bagi pertumbuhan, kesehatan, dan kecerdasan bagi anak-anak kita.

Pada kesempatan itu, Hj. Wahyu Windarti berharap kepada seluruh masyarakat untuk memberi dan mengkonsumsi ikan agar gizi keluarga dapat terpenuhi dengan baik, sehingga nantinya mampu mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, produktif, dan berakhlak mulia.

“Diharapkan pula melalui kegiatan lomba menu serba ikan ini tercipta kreatifitas dalam menyajikan menu masakan bagi keluarga,’ ujarnya.

Kepala Dinas Perikanan Tanbu, Yulian Herawati menambahkan tema lomba kali ini yakni “Ragam menu masakan ikan untuk kesehatan, kecerdasan, dan pencegahan stunting, pada anak balita”.

Sedangkan tujuan lomba yakni untuk memasyarakat gemar makan ikan, pencegahan stunting, dan meningkatkan gizi keluarga.

Dikatakan Yulian, melalui lomba menu serba ikan diharapkan terciptanya variasi baru dalam mengolah ikan sehingga menarik bagi anak-anak untuk menyantap ikan.

Ada tiga menu yang dilombakan yaitu menu keluarga, menu balita, dan menu kudapan. Sedangkan penilaian dilihat dari kreatifitas, cara pengolahan, nilai gizi, dan lainnya.

Adapun peserta lomba yakni TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Tanah Bumbu. Pemenang lomba atau juara 1 akan diikutkan pada lomba tingkat provinsi. (Rel)

Tebar Ribuan Bibit Ikan Nila

BATULICIN – Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu H. Ambo Sakka bersama Ketua TP PKK Tanbu Hj. Wahyu Windarti Zairulah dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tanbu Hj. Hasnah Mashude Ambo Sakka menebar ribuan bibit ikan nila di kolam percontohan bioflok Dinas Perikanan Tanah Bumbu, Jalan Dharma Praja, Gunung Tinggi, Batulicin, Selasa (12/10/2021) pagi.

Penebaran bibit ikan disaksikan langsung Kepala Dinas Perikanan Tanah Bumbu Yulian Herawati beserta jajarannya.

Menurut Yulian Herawati, kegiatan penebaran bibit ikan di kolam bioflok ini merupakan bagian dari pemanfaatan lahan kosong yang ada di Dinas Perikanan Tanah Bumbu.

“Ada lahan kosong di belakang kantor, jadi kita manfaatkan saja untuk kolam ikan dengan sistem bioflok,” ujarnya.

Kolam percontohan bioflok ini, sambung Yulian, merupakan bantuan dari PT Tunas Inti Abadi (TIA) untuk Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam hal ini Dinas Perikanan Tanah Bumbu.

Sementara itu, Sekda H. Ambo Sakka, menyambut baik dengan adanya kolam percontohan bioflok yang dikelola oleh Dinas Perikanan Tanah Bumbu.

“Saya harap, budidaya ikan dengan sistem bioflok ini dapat menjadi percontohan dan di sosialisasikan ke masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kabid Fasilitasi Perizinan dan Tempat Perizinan dan Pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan Dinas Perikanan Tanbu, Abdul Gafur mengatakan ada sebanyak 3 unit kolam ikan bioflok bantuan PT TIA. Sedangkan bibit ikan yang disebar hari ini dari Dinas Perikanan Tanah Bumbu.

“Dari 3 kolam, hari ini cuma dua kolam bioflok yang disebar bibit ikan nila. Satu kolamnya 800 bibit,” kata Gafur.

Menurut Gafur, keunggulan budidaya ikan melalui sistem bioflok yakni hemat pakan, hemat air, dan hemat tenaga.

Sekedar informasi, Teknologi Bioflok adalah sistem budidaya yang menerapkan aplikasi manajemen kualitas air yang berfokus pada mereduksi kandungan nitrogen dan amonia di dalam air sehinga tercipta lingkungan hidup yang cocok bagi keberlangsungan hidup ikan yang dipelihara. Dengan menerapkan teknologi bioflok mampu menjamin kondisi lingkungan hidup yang ideal bagi ikan.

Keunggulan dari usaha budidaya ikan sistem bioflok adalah pemberian pakan yang jauh lebih efisien apabila membandingkan dengan pemeliharaan di kolam biasa.

Keuntungan usaha budidaya ikan sistem bioflok lainnya adalah pada penggunaan air yang jauh lebih hemat. Karena pada budidaya bioflok terdapat mikroorganisme yang dapat berfungsi dalam mengurai sehingga air menjadi tidak keruh. Kualitas yang tetap terjaga membuat proses pergantian air tidak perlu terlalu sering sebagaimana pada teknik budidaya di kolam biasa. Tentunya hal ini juga dapat menghemat tenaga dan biaya. (rel)

Desa Mustika Ikuti Lomba Desa Ber PHBS Kalsel

BATULICIN – Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) Hj. Wahyu Windarti Zairullah berharap Desa Mustika Kecamatan Kuranji pada penilaian lomba Desa ber Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, mampu mewakil Bumi Bersujud Kabupaten Tanah Bumbu ditingkat nasional nanti.

“Tentu kami berharap bisa menang dan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan ditingkat Nasional,” harap Wahyu Windarti ditemui usai menghadiri Lomba Desa Ber- PHBS melalui Virutual Zoom Meeting di ruang Digital Live Room, Selasa (12/10/2021) pagi.

Ia menuturkan dalam membangun sektor kesehatan, masyarakat diharapkan mampu berpartisipasi aktif dalam memelihara dan meningkatkan derajat kesehatannya secara mandiri, sehingga menjadi unsur yang berperan dalam pembangunan kesehatan.

Demi mencapai semua ini, tambah Wahyu Windarti, banyak faktor yang mempengaruhi. Faktor yang sangat besar pengaruhnya adalah faktor lingkungan dan perilaku masyarakat. Kondisi lingkungan yang tidak baik dan perilaku yang tidak sehat dapat menimbulkan berbagai penyakit selanjutnya dapat menurunkan kualitas sumber daya manusia.

“Untuk itulah diperlukan gerakan yang bersifat pemberdayaan masyarakat yang dikenal dengan PHBS ini. Dan kami pun terus menggerakkan kegiatan ini agar masyarakat kita tetap sehat dan bersih,” ujarnya.

Selain berharap meraih prestasi terbaik pada penilaian lomba PHBS ini, kata Wahyu Windarti, ada esensi yang lebih penting dalam konteks pengembangan desa ber PHBS secara luas. Yakni, diharapkan masyarakat setempat dapat benar-benar menerapkan pola prilaku hidup bersih dan sehat sebagaimana indikator PHBS yang dimaksud.

“Kalau bisa Desa ini menjadi contoh dan inspirasi bagi desa lainnya dalam upaya pengembangan dan kampanye perilaku hidup bersih dan sehat,” ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan Lomba Desa ber-PHBS tingkat Provinsi, Ketua TP PKK Tanah Bumbu Hj Wahyu Windarti, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanah Bumbu, Hj. Hasnah Mashude Ambo Sakka, Dinas Kesehatan, Camat Kuranji, Ketua TP PKK Kecamatan Kuranji, Kepala Desa Mustika, Ketua TP PKK Desa Mustika dan dan Tim PHBS desa Mustika. (Adi)

Hj Wahyu Windarti Lantik 4 Ketua TP PKK Kecamatan

BATULICIN – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) Hj Wahyu Windarti Zairullah Azhar melantik 4 Ketua TP PKK Kecamatan, pada Rabu (06/10/2021) di Aula Kantor Kecamatan Karang Bintang.

4 Ketua yang dilantik itu yaitu, Ny Surati sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Karang Bintang, Ny Wasilah sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Mantewe, Ny Muliyana sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Kusan Tengah, dan Ny Sumawati sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Satui.

Wahyu Windarti dalam sambutannya meminta kepada Ketua TP PKK yang dilantik untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan peran PKK dan mensukseskan pembangunan.

Para Ketua PKK yang baru dilantik harus aktif mengembangkan kemampuannya, terutama bagi yang baru ikut dalam gerakan PKK.

“Bagi yang pertama kali ikut PKK, jangan ragu dan takut. Jalani dengan happy (senang gembira, red). Jangan malu bertanya dengan teman-teman pengurus yang senior,” ujar Wahyu Windarti.

Jangan jadikan posisi ketua TP PKK sebagai beban atau rasa berat. Karena itu adalah amanah yang didapat sembari mendampingi suami dalam tugasnya, jadi harus diterima dengan senang hati.

Kemudian yang utama, para Ketua TP PKK harus rajin turun ke desa di wilayahnya.

“Ibu harus turun ke desa. Dengan adanya ibu, masyarakat akan merasa diperhatikan, TP PKK Desa akan senang dan menjadi semangat,” jelasnya.

Bukan hanya sekedar berkegiatan, tapi juga kehadiran diantara TP PKK Desa sebagai bukti nyata peran aktifnya. Serta menjadi kesempatan berkumpul Ketua TP PKK Kecamatan dengan masyarakat yang desanya sedang dibina.

Kemudian yang tak kalah penting adalah menjalankan PAUD dan Posyandu sebagai usaha pencegahan kasus stunting.

“Sesuai pesan Bupati, aktifkan PAUD dan Posyandu. Jangan sampai ada kasus stunting di desa kita, agar anak kita menjadi pintar dan dapat berperan dalam membangun Tanah Bumbu,” pintanya.

Lalu Wahyu Windarti juga menekankan pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk digalakkan di Desa, setidaknya untuk menunjang kebutuhan rumah tangga sendiri. Baik berupa tanaman toga, sayur mayur maupun kolam ikan. Dan desa yang bagus dalam penerapannya bisa dijadikan percontohan di wilayah kecamatan tersebut.

Terakhir Wahyu Windarti berpesan kepada anggota PKK yang hadir untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

“Walaupun kasus Covid 19 mulai mereda, kita jangan santai dan jangan lengah. Tetap gunakan masker dan jaga protokol kesehatan, karena pandemi Covid 19 belum berakhir,” tutupnya.

Usai pelantikan, dilanjutkan dengan Rapat Pertemuan Triwulan antara jajaran pengurus TP PKK Kabupaten dengan TP PKK seluruh kecamatan dan desa se Kabupaten Tanah Bumbu. Dengan materi berupa pemaparan dan diskusi dari seluruh Pokja yang ada. (Rel)

11 Inovasi Antarkan Posyandu Widuri Desa Ringkit Ikut Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Kalsel

BATULICIN – Posyandu Widuri Desa Ringkit, Kecamatan Kuranji mewakili Kabupaten Tanah Bumbu pada lomba Posyandu Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2021.

Penilaian lomba dilakukan secara virtual oleh Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Prov. Kalsel, Sabtu (11/09/2021) di Ruang Rapat Bersujud 1 Kantor Bupati Tanah Bumbu.

Pada saat penilaian, Ketua Kader Posyandu Widuri, Ibu Tulus Marjiati memaparkan 11 (sebelas) Inovasi Posyandu Widuri dalam mendukung kegiatan pemerintah yang dinilai berhasil dalam peningkatan kesehatan masyarakat.

Inovasi tersebut yaitu :

1. GARPU BALI, yakni Gerakan Antar Jemput Bayi Balita menggunakan mobil operasional desa. Sehingga bisa dipastikan tidak ada bayi dan balita yang tidak hadir ke Posyandu dengan alasan jarak yang jauh atau tidak adanya transportasi.

2. TIKAR (Timbangan Karakter).

3. Acupressure yakni pijat bayi balita oleh Kader yang sudah terlatih.

4. NASEHAT (Istana Anak Sehat), yakni kegiatan pencegahan dan penanganan masalah Stunting, dengan sasaran remaja yang akan menikah, Ibu hamil KEK, Ibu hamil resiko tinggi, bayi dan balita yang memiliki status gizi bermasalah dan lansia.

Selain kegiatan posyandu yang ditujukan untuk bayi dan balita, inovasi posyandu untuk masyarakat umum dan lansia yaitu :

1. Pastra Mastri yakni Pantau ke Rumah Masyarakat Hypertensi.

2. Pojok Sakti yakni Pojok Skrining TB Paru.

3. SIDAK yakni Sisir Dahak.

4. Masdiah yakni Minum Obat Sampai Sembuh Dapat Hadiah.

5. GARPU LABU yakni Gerakan Jemput Lansia dan Posbindu.

6. GARDA SEMU yakni Gerakan Desa Senam dan Minum Jamu.

7. JOROK yakni Pojok Merokok pada fasilitas umum dan rumah-rumah pribadi.

Menurut Tulus Marjiati, keberhasilan berbagai inovasi yang dilakukan di Posyandu Widuri Desa Ringkit tidak terlepas dari peran serta dan dukungan berbagai pihak.

Kerjasama semua Kader, bimbingan dari Tenaga Kesehatan, Puskesmas, TP PKK Desa dan TP PKK Kecamatan, dan tentunya pihak Pemerintah Kecamatan Kuranji dan Kabupaten Tanah Bumbu.

Sementara itu, Camat Kuranji Muhamad Amin menambahkan sebagai bentuk dukungan pihak kecamatan terhadap pembinaan keberlangsungan Posyandu di Desa, maka pihak kecamatan selaku penerima delegasi verifikasi dan asistensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APDesa) dari Kabupaten selalu melakukan pendampingan sejak proses awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) agar dalam penentuan kebijakan dan keuangannya, pemerintah desa tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik infrstruktur saja tetapi dapat berimbang dengan kegiatan pemberdayaan sebagai amanat Pemerintah Pusat dan Daerah.

Untuk di Desa Ringkit sendiri telah terbangun berbagai sarana dan fasilitas Kesehatan yang bersumber dari Dana Desa, diantaranya Gedung Posyandu, peralatan penunjang Poskesdes, serta lainnya.

Selain itu, sarana-sarana pemeriksaan kesehatan masyarakat juga rutin dianggarkan setiap tahun melalui APBDesa.

Demikian pula halnya dengan anggaran pemberian makanan tambahan (PMT) bagi Balita, Lansia dan Ibu Hamil serta pemberian insentif bagi para kader posyandu merupakan bagian wajib yang harus dianggarkan oleh pemerintah desa, Terlebih pada masa pandemi Covid-19 ini, porsi anggaran belanja desa untuk bidang kesehatan masyarakat lebih ditingkatkan.

“Untuk tahun anggaran 2021 ini, lebih dari Rp.150 juta anggaran desa digunakan untuk bidang kesehatan. Jumlah itu belum termasuk pembangunan sarana fisiknya, ” jelas M. Amin, Camat Kuranji.

Terkait keberhasilan Posyandu dalam pembangunan kesehatan masyarakat, sebut Camat, tidak datang dengan sendirinya tanpa didukung kader-kader kreatif, inovatif, dan partisipasi aktif masyarakat.

Karena itulah Posyandu Widuri Desa Ringkit mewakili Posyandu lain di Kabupaten Tanah Bumbu dalam lomba tingkat Provinsi Kalsel.

“Kita berharap, hasil kerja keras PKK, Kader Posyandu dan seluruh yang terlibat dalam mendukung penilaian ini akan mendapatkan hasil yang menggembirakan,” tutup Muhammad Amin, SP.

Hadir pada penilaian lomba posyandu yakni Ketua TP PKK Tanbu, SKPD terkait, Camat Kuranji, Ketua TP PKK Kecamatan Kuranji, Sekretaris Desa Ringkit serta perwakilan utusan desa. (Rel/Kec.Kuranji)

Desa Majumulyo Ikuti Lomba Asuhan Mandiri Kesehatan Tradisional Tingkat Provinsi

BATULICIN – Desa Majumulyo, Kecamatan Mantewe didaulat sebagai wakil Bumi Bersujud dalam ajang lomba asuhan mandiri kesehatan tradisional tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Salah satu yang dinilai dalam lomba ini asuham mandiri taman obat keluarga (Asman Toga).

Tim Penilai Provinsi, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Hj Wahyu Windarti Zairullah, Wakil Ketua PKK Suci Annisa Rusli, dan Ketua Dharma Wanita Kabupaten, Hj Hasnah Ambo Sakka melakukan penilaian terjun ke lokasi kader keluarga binaan, Kamis (02/09/2021).

Diantaranya dengan menyambangi lokasi kader keluarga binaan di RT 5 Desa Maju Mulyo. Di lokasi itu, tim penilai melakukan pengecekan taman toga dan praktek pembuatan jamu serta akupresur.

“Penggerak PKK Kabupaten Tanah Bumbu ikut terjun mendampingi tim penilai provinsi. Mereka mengecek langsung ke lapangan,” ucap Camat Mantewe, Syafrudin, didampingi Kades Maju Mulyo, Sunarno.

Menurutnya, bertandang ke tempat kader keluarga binaan menjadi salah satu kriteria penilaian tim. Karena kriteria ini sangat penting dalam menentukan kemenangan.

“Kami melakukan persiapan sebelum penilaian. Dari sosialisasi, edukasi dan penyuluhan untuk mematangkan kesiapan menyambut kedatangan tim penilai,” lanjutnya.

Syafrudin menyebutkan, desa ini menjadi pusat bahan pengobatan tradisonal dengan memanfaatkan lahan pekarangan melalui tanaman hidup.

“Kecamatan Mantewe terus melakukan pembinaan, dan penyuluhan agar sentra taman toga ini terus dipertahankan,” sambungnya.

Sehingga masyarakat tak perlu harus jauh-jauh mendapatkan pengobatan tradisonal. Ia berharap desa ini menjadi pemicu agar desa lainnya juga mengikuti jejak serupa.

Ia optimis, Desa Majumulyo mampu menorehkan dalam ajang tingkat provinsi ini, karena memiliki kekhasan.

“Saya berharap Desa Majumulyo bisa menjadi wakil Kalimantan Selatan untuk perlombaan dilevel lebih tinggi, yakni tingkat nasional kedepannya,” harapnya.

Dikatakannya, Desa Majumulyo dipilih mewakili kabupaten tanah bumbu setelah menjadi juara di tingkat kabupaten bersama Desa Mustika, Kecamatan Kuranji untuk 2021. Bedanya Desa Mustika masuk kategori desa maju, sedangkan Dea Majumulyo masuk kategori desa tertinggal.

Sementara Kepala Desa Maju Mulyo, Sunarno mengaku sebenarnya desa mereka sudah tidak termasuk lagi kategori desa tertinggal sejak 2019 lalu.

“Tapi kami tetap lanjutkan mengikuti penilaian dalam ajang ini, untuk membuat sejarah,” tegas Sunarno.

Melalui prestasi di ajang perlombaan ini pihaknya akan membuktikan desa mereka layak menjadi desa berkembang. (Iwn)

TP PKK Kecamatan Kuranji Turut Andil Penegakan Prokes Covid-19

BATULICIN – Semua elemen, baik unsur pemerintah, TNI-Polri, ormas, instansi swasta, kelembagaan serta seluruh lapisan masyarakat mempunyai kewajiban dan tanggung jawab yang sama terhadap upaya pengendalian dan penanganan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (covid-19).

Demikian disampaikan oleh Muhammad Amin, SP, Camat Kuranji saat memberikan arahan kepada para pejabat dan stafnya serta Tim Penggerak PKK Kecamatan pada apel pagi di halaman Kantor Kecamatan Kuranji, Jum’at (27/08/2021).

Hal tersebut diungkapkan oleh Camat berkenaan dengan kondisi Kabupaten Tanah Bumbu yang termasuk salah satu dari 5 kabupaten/Kota yang ditetapkan sebagai daerah PPKM Level 4 di Provinsi Kalimantan Selatan yang diberlakukan perpanjangan PPKM Level 4 sampai dengan tanggal 6 September 2021 berdasarkan Inmendagri Nomor 36 Tahun 2021.

Sebagai salah satu bagian dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan, Tim Penggerak PKK Kecamatan Kuranji tutut serta memberikan kontribusinya dalam penegakan Prokes Covid-19 di wilayah Kecamatan.

Dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kecamatan Kuranji, Ny. Aslamiah, SE, bersama dengan Tim Penegakan Prokes Kecamatan, anggota TP PKK Kecamatan Kuranji ini melakukan penegakan Prokes Covid-19 dengan memberikan edukasi dan membagikan masker gratis kepada para pengguna jalan dan warga yang melintas di jalan utama depan Kantor Kecamatan Kuranji.

Kegiatan ini gencar dilakukan demi menekan angka warga terkonfirmasi Covid-19 di wilayah Kecamatan Kuranji, Kabupaten Tanah Bumbu.

Giat ini dinilai memberikan dampak yang positif terhadap penyebaran penularan Covid-19 di Kecamatan Kuranji.

Hal ini dapat dilihat dari data warga yang menjalani perawatan ataupun isolasi mandiri di Kuranji terus mengalami penurunan.

Rilis terakhir dari Diskominfo Kabupaten Tanah Bumbu pertanggal 26 Agustus 2021, tersisa 5 (lima) warga yang masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri dan beberapa hari kedepan akan selesai menjalankan isoman.

“Kita sepakat dengan penyampaian Ketua Satgas Kecamatan, bahwa kewajiban dan tanggung jawab penanganan penyebaran Covid-19 adalah tanggung jawab kita semua. Pemerintah dari tingkat pusat, daerah sampai ke tingkat desa sudah menjalankan tugas dan tanggungjawab yang luar biasa,” ungkap Aslamiah.

Keberadaan lembaga-lembaga yang ada, termasuk PKK Kecamatan telah terjadwalkan giat Operasi Yustisi bergabung dengan Satgas Penanganan Covid – 19 Tingkat Kecamatan dan PKK Desa juga memberikan kontribusi yang besar dalam memberikan edukasi yang humanis kepada masyarakat untuk menjalankan kebiasaan hidup baru dalam masa Pandemi Covid-19 dengan penerapan Prokes Kesehatan Covid-19.

Demikian pula halnya bagi warga masyarakat sebagai objek penerapan prokes tersebut, memiliki tanggung jawab dan kewajiban yang sama untuk menjalankan semua aturan dan anjuran yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

“Tanpa adanya dukungan dan kepatuhan masyarakat dalam menjalankan aturan, maka kita akan bisa kesulitan menekan angka penyebaran penularan Covid-19 ini dan tentunya kita tidak berharap pandemi ini akan terus berlarut-larut,,” ucapnya.

Aslamiah mengatakan jika semua pihak bersatu, warga patuh, maka masyarakat sehat, pemerintah kuat dan insya allah kita bisa keluar dari kesulitan ini. Inilah ikhtiar dan do’a kita. (Rel/Kec.Kuranji)

Ketua TP PKK Serahkan Bantuan di Kusan Hulu

BATULICIN – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) serahkan beberapa jenis bantuan di Kecamatan Kusan Hulu, Kamis (26/08/2021).

Penyerahan ini merupakan terusan dari kegiatan serupa yang dilakukan oleh Pj Ketua TP PKK Kalimantan Selatan, Safriati Safrizal kepada Ketua TP PKK Tanbu Hj Wahyu Windarti Zairullah.

Sebelumnya, Pj Ketua TP PKK Kalsel Safriati Safrizal melakukan lawatan ke seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dalam rangkaian kegiatan Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana.

Gerakan ini merupakan kerjasama antara TP PKK Pusat, TP PKK Provinsi dan beberapa perusahaan dan komunitas yang ikut membantu suksesnya program.

Adapun bantuan itu seperti Beras, Sembako dan Mi Instan untuk warga terdampak bencana, lansia dan penyandang disabilitas, Tas Siaga Bencana untuk warga di daerah rawan bencana dan Tas Sekolah untuk siswa di Kusan Hulu.

Penyerahan bantuan sendiri dilaksanakan di gedung serbaguna Desa Sungai Rukam Kecamatan Kusan Hulu.

Ketua TP PKK Tanbu Hj Wahyu Windarti Zairullah mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan TP PKK Kusan Hulu kepada rombongan di tempat itu.

“Kami sangat terkesan atas sambutan yang penuh perhatian, dan kami meminta maaf apabila kedatangan kami merepotkan bapak ibu sekalian,” ujar Wahyu Windarti.

Tapi hal ini merupakan amanah dari TP PKK Pusat dan Provinsi, agar bantuan itu segera diserahkan kepada warga yang membutuhkan.

Wahyu Windarti meminta agar bantuan yang disalurkan ini bisa dibagikan kepada warga yang berhak dan benar-benar membutuhkan. Terlebih di saat perekonomian yang sedang terganggu akibat pandemi Covid19.

Dalam kegiatan itu, juga dijelaskan isi dan fungsi dari Tas Siaga Bencana yang dibagikan. Diantara isinya yaitu handuk, selimut, handsanitizer, sabun mandi, odol, sikat gigi, tumbler, gunting/alat potong sejenis dan senter.

Berkaitan itu, Wahyu Windarti meminta kader PKK kecamatan maupun desa untuk membantu menjelaskan kembali kepada warga tentang Tas Siaga Bencana. Karena keberadaan Tas itu akan sangat membantu warga saat terjadi bencana.

Turut berhadir dalam kegiatan itu Camat Kusan Hulu, Ketua TP PKK Kusan Hulu, Kepala Desa Sungai Rukam dan jajaran pengurus PKK. (Rel)

Ketua TP PKK Serahkan Bantuan di Satui

BATULICIN – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) serahkan beberapa jenis bantuan di Kecamatan Satui, Selasa (24/08/2021).

Penyerahan ini merupakan terusan dari kegiatan serupa yang dilakukan oleh Pj Ketua TP PKK Kalimantan Selatan, Safriati Safrizal kepada Ketua TP PKK Tanbu Hj Wahyu Windarti Zairullah.

Sebelumnya, Pj Ketua TP PKK Kalsel Safriati Safrizal melakukan lawatan ke seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dalam rangkaian kegiatan Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana.

Gerakan ini merupakan kerjasama antara TP PKK Pusat, TP PKK Provinsi dan beberapa perusahaan dan komunitas yang ikut membantu suksesnya program.

Adapun bantuan itu seperti Beras, Sembako dan Mi Instan untuk lansia dan penyandang disabilitas, Tas Siaga Bencana untuk warga di daerah rawan bencana dan Tas Sekolah untuk siswa di Satui.

Wahyu Windarti meminta agar bantuan yang disalurkan ini bisa dibagikan kepada warga yang berhak dan benar-benar membutuhkan. Terlebih di saat perekonomian yang sedang terganggu akibat pandemi Covid19.

Dalam kegiatan itu, juga dijelaskan isi dan fungsi dari Tas Siaga Bencana yang dibagikan. Diantara isinya yaitu handuk, selimut, handsanitizer, sabun mandi, odol, sikat gigi, tumbler, gunting/alat potong sejenis dan senter.

Berkaitan itu, Wahyu Windarti meminta kader PKK kecamatan maupun desa untuk membantu menjelaskan kembali kepada warga tentang Tas Siaga Bencana. Karena keberadaan Tas itu akan sangat membantu warga saat terjadi bencana.

Turut mendampingi Wakil Ketua II Hasnah Mashude Ambo Sakka dan para pengurus TP PKK Kabupaten. (Rel)