Sudian Noor: Satu Desa Satu Rumah Tahfidz menuju Tanah Bumbu Bersujud

IMG-20181120-WA0011

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu telah meluncurkan Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz, program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas generasi muda penerus bangsa yang berjiwa Qur’ani.

Hal itu diungkapkan Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor saat memberikan sambutan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Desa Karang Bintang, Selasa (20/11) siang.

“Melalui rumah tahfidz tersebut diharapkan mampu menciptakan generasi penerus Kabupaten Tanah Bumbu yang memiliki jiwa dan keimanan yang kuat yang berlandaskan Qur’an,” ujarnya.

Menurutnya, di era globalisasi seperti saat ini, dimana perkembangan teknologi begitu pesat, seperti penggunaan gadget yang secara tidak langsung juga berdampak kepada perkembangan jiwa anak-anak kita. Untuk itu perlu adanya filter yang membentengi anak-anak generasi penerus dengan pendidikan agama.

Maka melalui program rumah tahfidz ini kita bisa memberikan pemahaman pendidikan agama yang sesuai dengan ajaran Al Qur’an dan bimbingan Rasulullah SAW, serta sebagai wahana dalam menanaman kecintaan kepada Al Qur’an.

“Dengan program ini diharapkan anak-anak kita akan disibukkan dengan kegiatan belajar mendalami Al Qur’an, sehingga mereka akan melupakan gadget yang selama ini menjadi primadonanya, ” paparnya.

Dikatakan pula, bahwa selama ini kita mengenal macam istilah yang dicanangkan oleh pemerintah, seperti adanya pencanangan Kampung KB, Kampung Bahasa lnggris dan kampung-kampung lainya. Akan tetapi menurut Bupati dengan adanya program rumah tahfidz ini, nantinya pemeritah daerah akan mencanangkan Kabupaten Tanah Bumbu sebagai kampung tahfidz.

Sehingga dengan demikian daerah kita akan dikenal sebagai daerah yang memiliki generasi Qur’ani yang sesuai dengan motto Bersujud yang dimilikinya.

“Kedepannya dengan program rumah tahfidz ini diharapakan setiap desa memiliki generasi yang hapal dan cinta kepada Al Qur’an. Dan kita juga berharap ini akan terus berkembang sehingga istilah Bumi Bersujud menjadi berkesesuaian dengan ahklak generasi penerus kita,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, guna membudayakan pembacaan Al Qur’an, Bupati juga menghimbau agar setiap pelaksaan kegiatan seremonial pemerintah daerah hendaknya diawali dengan pembacaan Al Qur’an oleh anak-anak rumah tahfidz yang ada di Tanah Bumbu.

Diketahui, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Karang Bintang juga dihadiri jajaran Pejabat Lingkup Pemkab Tanah Bumbu, Camat Karang Bintang dan Unsur Muspika, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dan sebagai penyampai hikmah Maulid disampaikan oleh Ustadz Khairuddin dari Kecamatan Kusan Hilir. Acara yang meriah tersebut diawali dengan pembacaan syair Maulid Habsyi dan pembacaan ayat-ayat suci Al Qur’an. (ynr)

-

Subscribe

No Responses

Leave a Reply

Translate »