SMPN Tanah Bumbu Perbanyak Kegiatan Hindari Narkoba

DSC_3341

BATULICIN – Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, memperbanyak kegiatan tambahan untuk menghindarkan siswanya dari kegiatan yang tidak bermanfaat seperti narkoba.

Kepala Sekolah SMPN 4 Simpang Empat Marwanto, melalui Guru Bimbingan Konseling Sujud Mariono, di Batulicin, Senin (25/9), mengatakan tambahan di sekolah seperti kegiatan pramuka, keagamaan, kesenian dan lainnya, sudah mulai dilakukan di sekolah.

“Awalnya kegiatan di sekolah sangat minim karena ada beberapa faktor yang belum mendukung untuk pelaksanaannya, karena SMPN 4 Simpang Empat tergolong sekolah baru,” katanya.

Meskipun tergolong baru pihak sekolah terus melakukan pembenahan dan melangkapi segala kekurangan mulai dari fasilitas dan tenaga pengajar agar kegiatan yang lain bisa terlaksana.

Ia mengatakan, saat ini peredaran narkoba di Kalimantan Selatan cukup memprihatinkan, dan banyak menyasar siswa sekolah dan mahasiswa.

Untuk menghindari hal tersebut pihak sekolah melakukan kerjasama dengan instansi lain untuk memberikan penyuluhan ke sekolah untuk mencegah peredaran narkoba di sekolah.

Menurut dia, masalah peredaran narkoba di daerahnya sangat meresahkan masyarakat, terutama peredaran obat sediaan farmasi berupa zenit.

Pihak sekolah terus melakukan himbauan kepada para pelajar siswa/siswi agar berhati-hati dalam pergaulan, terutama dalam memilih teman jangan sampai terjerumus dalam pergaulan bebas.

“Kalau para siswa sudah terjerumus dalam lingkaran narkoba, maka akan kecanduan, dan apabila sudah kecanduan maka akan sulit untuk bebas dari ketergantungan mengonsumsi narkoba,” kata Fadli di hadapan para siswa.

Dia menjelaskan, di dalam obat carnophen/zenit, mengandung bahan-bahan yang akan merusak saraf, dan organ tubuh sepeti jantung, hati dan ginjal.

Akibat pengaruh narkoba, orang bisa melakukan tindakan kriminal seperti mencuri penganiayaan pelecehan seksual bahkan sampai melakukan pemerkosaan dan pembunuhan.

“Sesama teman saja dia bisa bekelahi, bahkan dengan orang tua sendiri dia akan berani membantah dan melawan,” katanya.

Pihak sekolah juga mengarahkan agar para siswa/siswi untuk aktif mengikuti kegiatan di sekolah, contohnya kegiatan keagamaan, kesenian kepramukaan dan kegiatan extrakurikuler lainnya yang bermanfaat.

“Tidak kalah penting, agar para siswa/siswi selalu maningkatkan iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan keimanan dan ketaqwaanlah, kita terhindar dari perbuatan munkar,” katanya. (Sujud/Mc-Tanbu).

-

Subscribe

No Responses

Leave a Reply

Translate »