Sindu, Alternatif Pengganti Beras

WhatsApp Image 2019-10-16 at 11.23.49 AM

BATULICIN – Sindu merupakan inovasi putra daerah, yakni dengan memanfaatkan hasil pertanian lokal di Kabupaten Tanah Bumbu berupa singkong yang diolah menjadi beras singkong dalam bentuk kemasan.

“Kerena itu saya memberikan apresiasi atas inovasi masyarakatnya, hal demikian adalah bentuk partisipasi dan keperdulian generasi muda guna mensukseskan program Pemerintah Daerah di bidang Pertanian,” kata Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor saat melakukan Launching Beras Singkong ‘Sindu’ di ruang kerja Bupati, Rabu (16/10/2019).

Bupati berharap, melalui momentum launching ‘Sindu’ yang juga bertepatan dengan Hari Pangan Sedunia ini, tak hanya menjadi salah satu wadah bagi petani singkong dalam mendistribusikan hasil pertaniannya. Namun, hal ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk menjadi entrepreneur dan berinovasi dalam menggali potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Tanah Bumbu.

“Prioritasnya dapat menciptakan produk pertanian yang memiliki nilai ekonomis dan berdaya saing. Yang pada gilirannya akan mensejahterakan para petani yang ada di daerah ini,” tuturnya.

‘Sindu’ merupakan beras singkong yang diolah oleh WS, pelaku industri rumah tangga dari Desa Batulicin Irigasi yang menggunakan bahan dasar singkong yang diperoleh dari petani desa sekitar.

Wahyu Santoso, co-Fouder WS menyampaian, launching ‘Sindu’ juga dalam rangka ikut mengkampanyekan penggunaan produk lokal dalam kehidupan sehari-hari.

“Sindu dapat digunakan sebagai alternatif pengganti beras. Karena secara kualitas dan rasa juga tidak kalah, bahkan kadar gulanya lebih rendah dari beras biasa,” jelas Wahyu.

Sedangkan untuk pemasaran ‘Sindu’ saat ini lanjut Wahyu, masih dilakukan secara online melalui platform jejaring sosial.

Launching ‘Sindu’ ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dibuat dari beras singkong oleh Bupati H Sudian Noor.

“Rindu itu Berat, Sindu itu Sehat. Jangan lupa, konsumsi produk lokal,” pesan Bupati.(Rel)

Like

Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry

No Responses

Comments are closed.