Rakoor Identifikasi Kebutuhan Diklat Bagi Pengurus Koperasi dan Pelaku Usaha Mikro

IMG-20180505-WA0019

BATULICIN – Sebanyak 30 Pengurus Koperasi dan Pelaku Usaha Mikro di Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakoor) Identifikasi Kebutuhan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tahun 2019 yang dilaksanakan di Ruang Rapat RM Bumbu Desa, Jum’at (4/5/2018) kemarin.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Koperasi dan Usaha Mikro (Disnakertrankop dan UM) Tanbu, Suhartoyo, melalui Kasi Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi Indra A Marganata, mengatakan Rakoor Identifikasi Kebutuhan Diklat Tahun 2019 terlaksana atas kerjasama Disnakertranskop dan UM Tanbu dengan Balai Diklat Koperasi dan Usaha Mikro Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kegiatan ini ditujukan bagi Pelaku Koperasi dan Usaha Mikro di Tanah Bumbu. Kegiatan dilaksanakan selama 1 hari dengan peserta 15 Koperasi dan 15 Usaha Mikro,” ujar Indra.

Dengan digelarnya Rakoor ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada pengurus koperasi dan pelaku UM tentang gambaran umum diklat serta manfaat diklat bagi Koperasi dan UM.

“Tujuan Rakoor ini untuk mengetahui usulan kebutuhan diklat dari masing-masing peserta sehingga usulan tersebut dapat dimasukan kedalam program kegiatan anggaran tahun 2019,” sebutnya.

IMG-20180505-WA0018
Menurut Indra, rata-rata usulan peserta menginginkan dilaksanakanya Diklat Administrasi Pengelolaan Koperasi, Diklat Pengemasan Produk Usaha, dan lainnya.

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming menyambut baik dengan digelarnya kegiatan Rakoor Identifikasi Kebutuhan Diklat bagi Pengurus Koperasi dan Pelaku Usaha Mikro di Bumi Bersujud.

Menurut Bupati, pendidikan dan pelatihan bagi pengurus koperasi dan pelaku usaha sangat penting untuk digelar dalam rangka meningkatkan wawasan, kemampuan dan kompetensi.

Diharapkan dengan Diklat semakin berkembang pula koperasi dan usaha mikro di Tanah Bumbu sehingga selain dapat meningkatkan perekonomian masyarakat juga mampu menciptakan wirausaha baru di Bumi Bersujud.

Selain itu, Bupati juga berharap agar para pelaku usaha memanfaatkan teknologi digital dalam mempromosikan produk usahanya seiring dengan perkembangan zaman saat ini.

Adapun Rakoor Identifikasi Kebutuhan Diklat Tahun 2019 dibuka langsung Kepala Disnakertrankop dan UM Tanbu Suhartoyo mewakili Bupati Tanbu Mardani H Maming.

Narasumber pada Rakoor ini adalah Kepala Balai Diklat Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel. (Rel/MC.Tanbu)

Like

Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry

No Responses

Tinggalkan Balasan