Pemkab Monitoring Kesiapan Pelaksanaan Shalat Idul Adha dan Ibadah Qurban

20200730_150433

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melakukan monitoring kesiapan pelaksanaan Sholat Idul Adha dan Ibadah Qurban, Kamis (30/07/2020) sore.

Tim yang terdiri dari beberapa pihak seperti Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Damkar, Bagian Kesra, Polres dan TNI serta pihak terkait lainya mendatangi beberapa masjid di Bumi Bersujud.

Adapun kali ini, tim melihat persiapan yang telah dilakukan pengelola masjid menjelang pelaksanaan ibadah tersebut. Hal ini dalam upaya mencegah dan meminimalisir penularan wabah Covid-19.

Sebelumnya, Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor telah mengeluarkan surat edaran nomor B/451.1/1609/Kesra.2.Bup/VII/2020 tentang Protokol Kesehatan Pelaksanaan Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Qurban Tahun 1441 H.

Kepala Bagian Kesra H Akhmad Fauzi mengungkapkan, hal ini merupakan tindaklanjut dari hasil rapat bersama tentang pelaksanaan ibadah tersebut.

Menurutnya monitoring ini merupakan salah satu upaya pemerintah agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan dengan baik.

“Panitia ataupun pengelola masjid diharapkan dapat melaksanakan protokol kesehatan saat pelaksanaan Sholat Idul Adha dan Ibadah Qurban,” jelasnya.

20200730_161707

Terkait protokol kesehatan tersebut, diantaranya melakukan penyemprotan tempat pelaksanaan Sholat Idul Adha dengan disinfektan, menjaga jarak minimal 1 meter antar jemaah, menyediakan tempat cuci tangan beserta sabun dengan air mengalir, melakukan pengecekan suhu tubuh, memakai masker, jemaah dihimbau berwudhu di rumah dan membawa sejadah masing-masing, tidak melakukan kontak fisik seperti bersalaman atau berpelukan, jika ada wilayah yang dianggap tidak aman dan tidak terkendali dari penyebaran covid-19 maka dimungkinkan untuk pelaksanaan Sholat Idul Adha dirumah masing-masing.

Sementara itu, protokol kesehatan saat pelaksanaan penyembelihan hewan Qurban diantaranya hewan Qurban harus memiliki keterangan layak untuk disembelih dari Dinas Pertanian Tanbu.

Panitia penyembelihan hewan Qurban dalam kondisi sehat, menyiapkan tempat yang memiliki area memungkinkan penerapan jaga jarak, hanya panitia dan pihak berkurban yang berada diarea penyembelihan, panitia menggunakan sarung tangan, masker, dan baju lengan panjang.

Panitia menyiapkan sarana prasarana dan petugas untuk penerapan jaga jarak fisik pada antrean masyarakat ketika membagi daging Qurban, panitia dan masyarakat saat pembagian daging Qurban harus memakai masker, jaga jarak, dan mematuhi antrean, dan tidak menggunakan kantong plastik untuk tempat daging Qurban. (Rel)

Like

Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry

No Responses

Comments are closed.