Dinsos Pulangkan Gepeng Kedaerahan Asalnya

IMG-20190114-WA0010

BATULICIN – Ramainya pendatang dari luar daerah ke Kabupaten Tanah Bumbu jika tidak diawasi tentunya berdampak bagi lingkungan sosial masyarakat.

Salah satu yang dapat mengganggu dan meresahkan masyarakat diantaranya kehadiran gelandangan dan pengemis (gepeng).

Belum lama tadi, Dinas Satpol PP dan Damkar melakukan penertiban terhadap gepeng yang berkeliaran di beberapa wilayah di Tanah Bumbu.

Penertiban ini berdasarkan pada laporan masyarakat karena dianggap meresahkan. Pasalnya, aktivitas gepeng tersebut dirazia saat melakukan aksi mengemis dan mengamen utamanya dipusat-pusat keramaian seperti pasar dan lainnya.

Selanjutnya, gepeng yang terjaring razia oleh Satpol PP tersebut diserahkan ke Dinas Sosial Tanah Bumbu untuk diberikan pembinaan dan tindakan selanjutnya.

Kepala Dinas Sosial Tanbu, Basuni, melalui Kabid Rehabilitasi Sosial, H Rahman, mengatakan pada periode Januari 2019 ini, sedikitnya ada 22 gepeng yang diberikan pembinaan dan kemudian dipulangkan ke daerah asalnya.

“Tadi malam (Minggu, 13 Januari 2019) Dinsos dan Satpol PP melakukan pemulangan terhadap gepeng sebanyak 6 orang. Mereka dikawal sampai ke pelabuhan samudera hingga masuk kapal dan dipastikan pulang kedaerah asalnya di pulau Jawa,” kata H Rahman.

Sebelumnya, Dinsos juga sudah memulangkan sebanyak 16 orang dari beberapa daerah.

Terkait pembinaan yang diberikan, H Rahman berharap gepeng tersebut tidak lagi turun ke jalan dan bisa kembali ke keluarga masing-masing.

Harapannya dengan pemulangan ini gepeng yang menjadi masalah sosial bisa ditekan keberadaannya.

Adapun penertiban gepeng ini berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2018 tentang penertiban Gepeng dan PSK. (rel)

Like

Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry

2

No Responses

Comments are closed.