Dinkes Gelar Pertemuan Mikroplanning Pekan Kelambu Massal *Upaya Mengeliminasi Malaria di Tanah Bumbu

IMG-20171213-WA0005


BATULICIN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) mengadakan pertemuan Mikroplanning Pekan Kelambu Massal.

Pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, Selasa (12/12/2017) tersebut dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, HM Idjra’i.

Pertemuan selain menghadirkan petugas desa di wilayah endemis malaria, juga mengundang Kepala Desa dan perwakilan perusahaan di daerah yang saat ini masih berstatus “merah”.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M), Nurliana,S.SiT mengatakan pertemuan Mikroplanning sebagai persiapan dari pelaksanaan “Pekan Kelambu Massal” di Tanah Bumbu.

Menurutnya, Malaria merupakan penyakit menular yang hingga kini masih jadi momok disebagian desa di Bumi Bersujud.
IMG-20171213-WA0006
“Masih terdapat 5 (lima) desa di Kabupaten Tanah Bumbu masih berstatus sebagai desa endemis malaria atau istilahnya masih daerah merah,” sebutnya, seraya mengatakan Pemerintah melalui Dinas Kesehatan terus melakukan usaha serius mengeliminasi Malaria.

Dalam pertemuan itu, sebut Nurliana, juga dilaksanakan penyerahan secara simbolis kelambu kepada salah satu Kepala Desa yang berhadir dalam pertemuan tersebut. Selanjutnya pemberian materi terkait persiapan pelaksanaan “Pekan Kelambu Massal” di Tanah Bumbu.

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra HM Idjra’i berpesan agar kegiatan Pekan Kelambu Massal tidak hanya menjadi seremoni, tetapi bagaimana petugas desa mampu memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan kelambu sebagai tindakan pencegahan penyakit malaria di desanya.

Pada pertemuan itu, HM Idjra’i, dalam arahanya menyampaikan program bidang kesehatan merupakan agenda penting di Tanah Bumbu karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Maka, diharapkan bukan saja petugas kesehatan, tetapi Kepala Desa dan Perusahaan sekitar juga dapat meningkatkan kerjasama lintas sektor bidang penyelenggaraan kesehatan kepada masyarakat, terutama di daerah pinggiran yang seringkali menjadi tempat masih adanya penyebaran malaria, maka perlu disentuh dengan program kesehatan secara lebih intens. (Rel/Dinkes/MC.Tanbu)

-

Subscribe

No Responses

Leave a Reply

Translate »