Dinas Kesehatan Tanbu Tekan Angka Kematian Ibu

DSC_2380

BATULICIN – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu menekan Angka Kematian Ibu (AKI) hamil dengan memberikan himbauan agar para ibu hamil memeriksakan kehamilan atau kandungannya kepada bidan yang bertugas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu H. Damrah di Batulicin, mengatakan ibu hamil harus rutin memeriksakan diri kepada tenaga medis atau bidan terdekat, karena perkembangan janin tidak bisa diprediksi hanya dengan menerka kondisi dari luar. Untuk itu, dalam melakukan pemeriksaan tidak hanya atas dasar ada keluhan, namun harus rajin secara dini.

“Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal – hal yang tak di inginkan. Ibu hamil jangan merasa tak ada apa – apa kemudian kandungan juga tak ada masalah,” katanya.

Ia mengatakan, standar ibu hamil melakukan pemeriksaan selama kehamilan minimal empat kali. Dimana satu kali pemeriksaan pada tiga bulan pertama kehamilan, atau usia kehamilan kurang dari 12 minggu, satu pemeriksaan tiga bulan kedua masa kehamilan atau usia kehamilan 14 – 28 minggu.

Selain itu, dua kali pemeriksaan pada tiga bulan ketiga atau usia tujuh sampai sembilan bulan kehamilan atau usia kehamilan 28 – 36 minggu. Jadi menurutnya, usia kehamilan 28-36 ibu hamil minimal harus dua kali memeriksakan diri.

Pentingnya pemeriksaan kehamilan secara teratur dilakukan para ibu – ibu, diantaranya memantau kemajuan kehamilan, untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin, meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik ibu hamil, dan sosial ibu dan bayi.

Selain itu, juga untuk mengenal secara dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, untuk mempersiapkan persalinan cukup bulan, untuk mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian asi ekslusif. Manfaat lainnya, mempersiapkan ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal, menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan bayi.

“Saat hamil harus diperiksakan paling sedikit empat kali, dan saat melahirkan agar persalinannya ditolong oleh tenaga kesehatan atau bidan, agar ibu melahirkan dengan selamat dan bayi dilahirkan dengan sehat, ” pungkasnya. (Sujud / MC – Tanbu).

-

Subscribe

No Responses

Leave a Reply

Translate »