Cegah Stunting Dengan Pamsimas

IMG-20180810-WA0010

BATULICIN – Tim Misi Supervisi Bank Dunia Program Pamsimas III mengunjungi Kabupaten Tanah Bumbu. Kunjungan tersebut untuk memonitoring program Pamsimas di Bumi Bersujud.

Salah satu tujuan monitoring lapangan Tim Misi Supervisi yaitu Desa Mudalang dan Desa Sungai Lembu Kecamatan Kusan Hilir, 8 – 9 Agustus 2018.

Tim yang terdiri dari Bank Dunia, Bappenas, Kemendagri, Kementerian PUPR, Konsultan Pamsimas, dan Kementerian Kesehatan melakukan monitoring sekaligus mendengarkan permasalahan yang dihadapi Desa terkait program Pamsimas.

Dari pantauan dilapangan, Tim Monitoring didampingi SKPD Pemprov Kalsel dan Pemkab Tanbu melihat dokumen perencanaan pembangunan Pamsimas di Desa Sungai Lembu yang alokasi dananya sebesar Rp 195 juta.
IMG-20180810-WA0008

Sedangkan Desa Mudalang mendapat alokasi dana sebesar Rp 206 juta untuk tahun anggaran 2018. Rencana uang ini akan digunakan untuk pembuatan sumur bor dan menara. Sedangkan desa akan menyisihkan anggaran APBDesnya untuk membantu jaringan perpipaannya agar bisa sampai ke rumah-rumah warga.

Selain itu, Tim juga menggali informasi dari masyarakat terkait akses air bersih dan sanitasi di desa tersebut.

Oni Tri Yuwanto dari Tim Misi Supervisi Bank Dunia Program Pamsimas III mengatakan kejadian stunting di masyarakat erat kaitannya dengan ketersediaan air bersih dan perilaku hidup bersih dan sehat. Kondisi sosiokultural masyarakat yang belum berubah, kerap dianggap sebagai salah faktor belum berubahnya ke pola hidup bersih dan sehat sesuai anjuran pemerintah.

Terlebih bagi masyarakat yang berada di daerah aliran sungai yang masih menggunakan jamban atas sungai. Pembuangan sampah, baik organik, non organik ataupun limbah rumah tangga membuat sumber bahan baku air menjadi tercemar.

IMG-20180810-WA0009
Sedangkan PDAM yang merupakan perpanjangan tangan pemda d