Bupati Buka Rakerda MUI 2019

7R0A9443

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2019, Selasa (08/10/2019) bertempat di Gedung TP PKK Tanbu Jalan Transmigrasi KM 4,5 Kecamatan Simpang Empat.

Hadir pada Rakerda tersebut Ketua MUI Tanbu KH Fadli Muis, Kepala Kantor Kementerian Agama Tanbu, H Abdul Basit, Staf Ahli Bupati HM Thaha, dan MUI Kecamatan se-Tanah Bumbu.

H Abdul Basit selaku panitia pelaksana Rakerda MUI mengatakan Rakerda MUI dilaksananakan dalam rangka menyusun program kerja MUI Tahun 2020 mendatang.

“Rakerda untuk menyusun program prioritas MUI kedepanya,” sebutnya.

7R0A9449

Berbagai persoalan dimasyarakat juga akan dibahas pada rakerda kali ini, diantaranya pendirian tempat ibadah dan mencegah berkembangnya paham menyimpang yang dapat menggangu ketertiban dan keamanan di masyarakat.

Sementara itu, Bupati H Sudian Noor, berharap melalui rakerda ini akan lahir program-program kerja MUI yang bisa mendeteksi dini permasalahan yang ada dimasing-masing kecamatan.

“Jangan sampai permasalahan itu sudah besar baru kita mau menyelesaikannya,” sebut Bupati.

Bupati mencontohkan salah satu deteksi dini pencegahan yang perlu ditiru seperti yang dilakukan pada Karhutla.

“Kalau di Karhutla itu ada tim yang dibentuk. Seketika ada api kecil maka tanpa disuruh langsung bergerak memadamkan sehingga api tidak membesar. Begitu juga dengan permasalahan keagamaan di lingkup Kecamatan perlu diantisipasi sedini mungkin. Jika permasahan sudah membesar maka akan sulit untuk diselesaikan,” ujarnya.

7R0A9483

Pada rakerda tersebut, selain pencegahan dini paham radikal dan aliran sesat, Bupati H Sudian Noor juga meminta kepada MUI untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah menyelesaikan permasalahan sosial kesejahteraan dimasyarakat.

Dalam hal ini, sebut Bupati, MUI Kecamatan dapat mensosialisasikan kepada masyarakat melalui kegiatan majelis taklim dan lainya terkait program-program pemerintah dalam rangka mensejahterakan masyarakat utamanya pada program pemenuhan hak anak yatim piatu, orang tua jompo, dan fakir miskin.

Bupati menyebutkan hampir tiga ratus rumah warga kurang mampu yang dibedah atau diperbaiki setiap tahunya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Agar program ini tepat sasaran maka diperlukan kerjasama semua pihak mensukseskanya, salah satunya dari MUI Kecamatan yang dapat berkontribusi memberikan informasi tentang warga yang benar-benar layak menerima program pemerintah. (Rel)

Like

Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry

No Responses

Comments are closed.