Bupati Bersama 2 Ustadz Kondang Serukan Perdamaian

IMG_8527

BATULICIN – Kehadiran Ustadz Yusuf Mansur dan Ustadz Das’ad Latif mengisi kegiatan Tabligh Akbar pada Kamis malam (25/04/2019) di lokasi Mappanre Ri Tasi dipadati ribuan jamaah.

Sebelum jamaah mendapatkan siraman rohani di sekitar kawasan Expo Tanbu Kota Pagatan itu, turut mendapatkan sambutan dari Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor.

Dalam sambutanya, Bupati menekankan pada sebuah perdamaian, seiring sudah dilaksanakannya pesta demokrasi yaitu Pemilu 2019.

Dikatakannya, selama hajatan berlangsung, memunculkan berbagai perbedaan pilihan baik sesama kolega, tetangga hingga keluarga di rumah sekalipun.

“Pemilu sudah berakhir, yang merasa beda pilihan mari sama-sama kita rajut kembali jika ada hubungan yang terputus menjelang Pemilihan Presiden maupun Legislatif,” seru Bupati.

Menurutnya, siapapun yang terpilih harus kita hormati bersama bahwa itu adalah pilihan yang terbaik. Namun pada hakikatnya hal itu tidak lepas dari pilihan Tuhan yang sudah ditetapkan sebelum lahir.

“Mulai sekarang mari abaikan perbedaan, jalin silaturrahmi kembali. Dan kita harus bersatu untuk sama-sama membangun Tanah Bumbu menuju kesejahteraan masyarakat yang lebih baik lagi,” tutupnya.

Hal senada disampaikan Ustad Yusuf Mansur dalam tausiyahnya, bahwa perbedaan pilihan itu hal yang biasa, namun tak segitunya harus memicu sebuah perpecahan ummat.

“Kita harus berbaik sangka pada calon pemimpin kita kerena mereka sama-sama punya niat baik untuk membangun Indonesia yang lebih maju hingga mampu sejajar dengan negara yang lebih berkembang,” jelasnya.

IMG_8543

Hal demikian juga disampaikan Ustad Das’ad Latif. Disaat menjelang penyelenggaraan Pilpres begitu banyak penyebaran fitnah berupa berita hoaks di media sosial.

Ditegaskannya, saling fitnah sesama ummat sudah jelas dilarang agama. Bahkan di akhirat kelak segala amal ibadah yang dimiliki akan habis akibat dari perbuatan fitnah selama di dunia.

“Kita mengira fitnah itu berlangsung sebelum Pilpres saja, ternyata setelah Pilpres malah makin parah. Mulai sekarang stop saling fitnah dan sekarang ini tidak ada lagi 01 dan 02 yang ada adalah 03 yaitu sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia,” selorohnya.

Sementara itu kegiatan Tausiyah tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tanbu H Ready Kambo dan Sekretaris Daerah H. Rooswandi Salem. (Wn)

Like

Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry

No Responses

Comments are closed.

error: Content is protected !!