Besok, Karnaval Kostum Budaya Nusantara Meriahkan Upacara Melasti 2018

IMG_20180314_081706

BATULICIN – Dalam rangka merayakan Hari Raya Nyepi Tahun baru Saka 1940, Umat Hindu Bali di Kabupaten Tanah Bumbu akan melaksanakan sejumlah rangkaian upacara, salah satunya adalah upacara Melasti yang dilaksanakan Rabu (14/3/2018) besok. Upacara Melasti itu dipusatkan di Pantai Madani, Kecamatan Sungai Loban.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Tanah Bumbu, I Wayan Sudharma, saat ditemui disela-sela kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan Sungai Loban, Selasa (13/3) di Sungai Loban.

Menurut I Wayan Sudharma, yang juga Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu tersebut, Melasti merupakan acara rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Warga Hindu Bali yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu sebagai rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi.

Dikatakanya, Upacara Melasti tersebut tidak hanya diikuti oleh seluruh masyarakat Hindu Bali Kabupaten Tanah Bumbu akan tetapi juga diikuti oleh sebagian warga Hindu dari kabupaten lain di Kalimantan Selatan.

“Bahkan juga ada dari luar Kalimantan Selatan yang turut melaksanakan upacara Melasti disini,” ujar I Wayan yang saat ini juga menjabat sebagai Pembina dalam kepanitiaan Upacara Melasti tersebut.

Ditambahkannya, pada pelaksanaan Upacara Melasti kali ini pihaknya akan mendesain rangkaian yang berbeda dengan Melasti tahun sebelumnya. Dimana pada Melasti kali pihak panitia akan merangkainya dengan kegiatan Karnaval kostum budaya nusantara yang ada di kabupaten Tanah Bumbu.

“Karnaval kostum budaya nusantara ini sebagai upaya untuk menambah kemeriahan upacara melasti, serta memupuk dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Masih menurut, I Wayan Sudharma, pelaksanaan parade kostum budaya Nusantara tersebut akan berbarengan dengan kegiatan upacara Melasti, dimana mereka yang berbusana aneka adat budaya tersebut berbaris menjadi pagar betis yang akan menjaga Warga Hindu Bali yang membawa Jempane sampai ketempat yang telah disediakan disediakan panitia.

“Nantinya akan terlihat nampak eratnya persatuan dan kesatuan warga Tanah Bumbu yang berbeda adat, suku dan budayanya melalui kegiatan ini,” paparnya. (ynr/mc.tanbu)

-

Subscribe

No Responses

Leave a Reply

Translate »